Kategori Konten

Genre membantu kami mengklasifikasikan dan memahami cerita berdasarkan tema/estetika yang serupa dengan kategori genrenya. Meskipun tidak semua cerita sesuai dengan kategori genre ini, daftar berikut dapat dijadikan sebagai pemahaman dasar masing-masing genre sehingga kamu dapat menyelaraskan ceritamu agar lebih mudah ditemukan.

Roman

Dengan cinta sebagai inti cerita, roman adalah bentuk fiksi yang menyusuri perkembangan hubungan antara dua orang, dan sering kali, perjuangan untuk mendamaikan perselisihan dan masa lalu mereka. Para protagonis biasanya mengalami perkembangan pribadi, bersamaan dengan itu ditantang dan diubah oleh yang mereka cintai.

Contoh: Pride and Prejudice oleh Jane Austen.

 

Fantasi

Fantasi adalah suatu bentuk fiksi yang terjadi di dunia alternatif—sebuah dunia khayalan tempat kekuatan sihir dan gaib nyata. Cerita fantasi mengeksplorasi kebenaran dasar dan pengalaman seorang protagonis biasa memulai petualangannya yang luar biasa. Genre ini meliputi tradisi legendaris, mitologis, dan cerita rakyat. Oleh karena itu, cerita fantasi sering berkaitan dengan naga, troll, penyihir, dan kesatria. Umumnya, cerita fantasi membahas tema universal, seperti perjuangan kebaikan melawan kejahatan atau pergumulan diri seseorang terhadap masyarakat.

Contoh: Lord of the Rings oleh J.R.R Tolkien.

 

Paranormal

Paranormal merupakan bentuk fiksi yang terjadi dalam situasi modern, tetapi terdapat makhluk atau berbagai kejadian di luar jangkauan nalar ilmiah atau pengalaman manusia “normal”. Cerita paranormal sering kali mengeksplorasi seorang protagonis manusia di dalam dunia paranormal, serta pertemuan mereka dengan makhluk-makhluk paranormal atau individu dengan kemampuan paranormal, seperti hantu, malaikat, vampir, manusia serigala, peramal, atau ahli telekinesis.

Contoh: Twilight oleh Stephenie Meyer, Beautiful Creatures oleh Kami Garcia dan Margaret Stohl, The Southern Vampire Mysteries oleh Charlaine Harris.

 

Horor

Horor merupakan bentuk fiksi yang bertujuan untuk menakut-nakuti atau mengganggu pengalaman protagonis melalui kekuatan gaib atau ancaman. Cerita horor membangkitkan reaksi emosional, psikologis, atau fisik (seperti rasa takut) pada pembaca dan mengganggu tingkat kenyamanan pembaca. Cerita horor biasanya melibatkan konflik protagonis dengan sesuatu yang tidak diketahui dan aspek kejahatan manusia, serta kesadaran yang meresahkan bahwa pengetahuan manusia itu terbatas.

Contoh: The Shining oleh Stephen King.

 

Fiksi Sejarah

Fiksi sejarah biasanya menceritakan peristiwa terkenal pada masa lalu atau periode waktu yang dapat dikenang dan dikenali seperti yang dialami oleh karakter fiksinya, tetapi juga dapat menjelaskan tokoh bersejarah (menurut gambaran yang dirasakannya) yang harus berhadapan dengan berbagai situasi yang dibayangkan. Fiksi sejarah berusaha untuk menangkap esensi sejarah secara akurat dan menyadari sepenuhnya bagaimana dunia berjalan sebelumnya. Selain itu, fiksi sejarah berupaya untuk mencapai kredibilitas dan kebenaran agar para pembacanya dapat belajar dari sejarah, yang sering kali mengemukakan isu politik dan sosial pada periode itu.

Contoh: The Other Boleyn Girl oleh Philippa Gregory, Wolf Hall oleh Hilary Mantel, The Last Kingdom oleh Bernard Cornwell.

 

Fiksi Penggemar

Fiksi penggemar merupakan tulisan yang mengolah kembali karakter, tempat, dan plot yang sudah ada untuk mengisahkan sebuah cerita orisinal yang baru. Narasi yang sudah ada dapat berupa buku populer, seri televisi, film, game, komik, atau drama. Beberapa jenis fiksi penggemar bahkan menggunakan orang sungguhan untuk berperan sebagai karakter dalam cerita. Fiksi penggemar dapat memperluas lingkup cerita (seperti menambahkan peran Katniss ke dalam Hunger Games ke-76) atau dapat mengubah karakter yang ada menjadi yang benar-benar baru (seperti membuat Katniss bertarung dengan Pikachu).

Contoh: Definitive Therapy oleh F. Paul Wilson.

 

Cerita Pendek

Cerita pendek merupakan prosa singkat yang biasanya hanya menceritakan beberapa karakter saja dan satu peristiwa penting. Cerita pendek secara signifikan lebih pendek dan padat dari novel, dan menyuguhkan kisah atau potret kehidupan kepada pembaca.

Contoh: The Cask of Amontillado oleh Edgar Allan Poe.

 

Spiritual

Fiksi spiritual biasanya melibatkan protagonis yang memulai perjalanan untuk merefleksikan dan aktualisasi diri, meliputi pengalaman spiritual, meskipun tidak selalu berkutat di tema religius. Fiksi spiritual memperkaya jiwa, memikat emosi, dan berupaya untuk menjelaskan pertanyaan eksistensial, seperti mengapa kita ada di sini, apa makna hidup, dan apa yang terjadi ketika kita mati.

Contoh: The Alchemist oleh Paulo Coelho.

 

Klasik

Cerita klasik merupakan cerita yang ditulis lebih dari seratus tahun yang lalu, yang masih populer sebagai karya literer berkualitas artistik yang terpuji. Cerita klasik secara umum menarik bagi pembaca karena temanya bertahan dan selaras dengan masyarakat modern. Cerita klasik juga secara tradisi diakui telah memengaruhi pembentukan budaya.

Contoh: Jane Eyre oleh Charlotte Bronte, Emma oleh Jane Austen.

 

Fiksi Ilmiah

Fiksi Ilmiah biasanya berkisar pada dunia futuristis atau angkasa luar, yakni dunia yang memungkinkan inovasi ilmiah dan teknologi imajinatif sesuai dengan hukum alam yang berlaku dalam cerita. Fiksi ilmiah membahas konsekuensi dan dampak ilmu pengetahuan (baik aktual maupun khayalan) pada tingkat individu dan sosial, dan sering kali mencangkup perangkat canggih seperti mesin waktu, atau bentuk kehidupan lain seperti alien.

Contoh: The War of the Worlds oleh H.G. Wells, I, Robot oleh Isaac Asimov.

 

Humor

Cerita jenaka atau humor bertujuan untuk menghibur melalui kegembiraan, khayalan, dan kekonyolan, sambil secara bersamaan membentuk narasi yang selaras dengan pembaca. Terkadang karya-karya ini berbentuk Satir, yakni sebuah cerita yang tampaknya serius pada permukaan memuat kritik pedas akan beberapa elemen sosial dan budaya.

Contoh: Gulliver's Travels oleh Jonathan Swift.

 

Misteri/Thriller

Cerita misteri mengutamakan protagonis yang menyelidiki sebuah kejahatan, permasalahan, misteri, atau sesuatu yang tidak diketahui. Sang protagonis, baik seorang detektif maupun seorang amatir, sering kali berjuang untuk mencapai tujuannya dan menanggung berbagai rintangan fisik dan psikologis, tetapi secara bertahap menyimpulkan solusi melalui fakta, logika, dan kerja mundur. Cerita-cerita bergenre ini mendorong pembaca untuk selalu aktif terlibat dalam memecahkan misteri bagi diri mereka sendiri dan menuntut pembaca untuk memperhatikan petunjuk, tersangka, dan bukti yang disajikan untuk memuaskan daya intelektual mereka.

Contoh: The Adventures of Sherlock Holmes oleh Sir Arthur Conan Doyle.

Sementara cerita thriller juga berfokus pada pemecahan misteri, tetapi mengalir lebih cepat dan dipacu dengan aksi, ketegangan, keseruan, dan kekerasan. Cerita seru biasanya cukup sensasional dan melibatkan kejahatan skala besar dengan risiko tinggi, seperti konspirasi atau pengintaian. Cerita bergenre ini juga mencakup situasi berbahaya yang dialami protagonis saat mencoba menyelesaikan masalah yang lebih besar.

Contoh: Casino Royale oleh Sir Ian Fleming.

 

Aksi/Petualangan

Risiko, bahaya, dan adrenalin membentuk fiksi pertualangan. Fiksi tersebut berfokus pada tantangan, pencarian, atau perjalanan tertentu yang harus dijalani dan diselesaikan oleh protagonis. Fiksi pertualangan menceritakan bagaimana kekuatan penjahat atau antagonis lainnya digagalkan oleh sang pahlawan lewat kecerdikan dan kecerdasan, bukan kekerasan.

Contoh: The Adventures of Huckleberry Finn oleh Mark Twain.

 

Fiksi Remaja

Fiksi Remaja menelusuri bagaimana baik dan buruknya proses menjadi dewasa melalui pengalaman emosional, fisik, dan sosial seorang protagonis remaja atau dewasa muda yang dapat diidentifikasi oleh pembaca. Fiksi remaja sering kali mengambil latar di lingkungan SMA dan dapat dianggap sebagai “cerita menuju kedewasaan”, merekam kecanggungan masa remaja dan tantangan ketika harus mengatasi masalah sosial yang sulit.

Contoh: The Perks of Being a Wallflower oleh Stephen Chbosky, Looking for Alaska oleh John Green.

 

ChickLit

ChickLit berkutat pada cerita tentang perjuangan kaum wanita modern. Meskipun elemen romantis sering kali hadir pada ChickLit, cerita bergenre ini biasanya berfokus pada hubungan protagonis perempuan dengan teman atau keluarganya.

Contoh: Short Writings oleh Marian Keyes.

 

Puisi

Seperti yang dikatakan William Wordsworth, puisi merupakan “luapan spontan akan perasaan yang kuat”. Puisi menggunakan ritme, bahasa, sarana retorika, dan kiasan untuk menyampaikan pengalaman imajinatif dan emosional. Puisi berbeda dengan prosa, atau tulisan sehari-hari, dan sering kali menggunakan diksi yang rumit serta bahasa kiasan yang menyembunyikan makna yang lebih dalam.

Contoh: Fire and Ice oleh Robert Frost.

 

Vampir

Fiksi vampir umumnya menaruh perhatian pada perihal vampir menggigit makhluk lain untuk bertahan hidup. Meskipun vampir secara tradisional adalah makhluk yang mengerikan dan jahat, penafsiran modern sering menggambarkan kembali sang makhluk bertaring pengisap darah sebagai makhluk yang lebih bernuansa dan memiliki kesatuan yang kompleks. Fiksi vampir biasanya berurusan dengan pertemuan protagonis manusia dengan vampir, hubungan romantis manusia dengan vampir, atau perubahan manusia menjadi vampir. Konflik lainnya dapat meliputi perburuan vampir atau drama dalam perkumpulan vampir.

Contoh:  Dracula oleh Bram Stoker.

 

Manusia Serigala

Fiksi manusia serigala umumnya menaruh perhatian pada manusia serigala atau bentuk manusia setengah makhluk buas lainnya dari cerita rakyat atau mitos tentang monster. Fiksi manusia serigala sering kali berfokus pada likantropi—transformasi supernatural dari manusia menjadi serigala—dan dampaknya, tetapi mungkin juga termasuk drama di dalam hierarki kelompok dan perjuangan protagonis untuk meredam insting primitif dan nafsu kebinatangannya.

 

Fiksi Umum

Fiksi Umum, terkadang disebut fiksi kontemporer, berfokus pada kehidupan sehari-hari dan konflik protagonis, umumnya seorang dewasa, dengan karakterisasi dan latar belakang yang mendetail. Fiksi Umum ditujukan kepada pembaca yang lebih tua dan memiliki lebih banyak tema dewasa.

 

Non-Fiksi

Cerita Non-Fiksi merupakan tulisan yang berfokus pada kejadian, orang-orang, dan pengalaman nyata. Genre ini meliputi (tetapi tidak terbatas pada) memoar, kisah perjalanan, biografi, dan saran bisnis.

Contoh: In Cold Blood oleh Truman Capote.

 

Random

Tidak setiap karya tulis dengan mudah masuk ke dalam kategori-kategori ini. Kami sadar bahwa kategori konten ini akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Sambil menunggu, kami telah menyediakan kategori "Random" untuk menyaring tulisan yang tidak termasuk dalam genre-genre ini.

 

 

Apakah artikel ini membantu?
21 dari 25 menganggap ini berguna

Komentar

Artikel ditutup - tidak bisa memberikan komentar.